Bagaimana cara menggunakan tepung ikan dalam produksi pakan ayam di Amerika Serikat?

 Tepung ikan memiliki kandungan protein yang tinggi dan tingkat kecernaan lebih dari 90%. Selain itu, tepung ikan juga mengandung asam amino yang seimbang, kaya akan lisin, triptofan, metionin, dan sistin. Kandungan protein tepung ikan sangat bervariasi karena kualitas bahan bakunya. Di Amerika Serikat, tepung ikan dibagi menjadi tiga tingkatan menurut kandungan protein kasarnya: 55%-60%, 60%-65%, dan lebih dari 65%.

Tepung ikan mengandung lisin 4% hingga 6%, asam amino sulfur 2% hingga 3%, dan triptofan 0.6% hingga 0.8%. Lemak ikan mengandung sebagian besar asam lemak tak jenuh tinggi dan memiliki daya cerna yang baik.

Tepung ikan juga merupakan sumber kalsium, yodium, selenium, dan mineral lainnya. Fosfor ada dalam bentuk kalsium fosfat, yang memiliki tingkat pemanfaatan yang tinggi.

Selain itu, tepung ikan memiliki kandungan vitamin B yang tinggi, terutama vitamin B2 dan vitamin B12. Tepung ikan tidak hanya merupakan sumber protein berkualitas tinggi, tetapi juga pakan protein hewani yang tidak mudah tergantikan oleh pakan protein lainnya.

Tepung ikan merupakan sumber protein dan asam amino esensial berkualitas tinggi bagi peternak, yang dapat meningkatkan pemanfaatan pakan dan meningkatkan kesuburan peternak.

Namun, dosis tepung ikan harus dikontrol dengan baik. Dosis tepung ikan yang terlalu tinggi akan membuat pakan berbau amis dan mempengaruhi asupan pakan. Jumlah penambahan tepung ikan yang disarankan dalam pakan ayam adalah 3% hingga 4%.

whatsapp
email
Dapatkan Penawaran
Scroll to Top