Garam dapat meningkatkan kelezatan makanan, meningkatkan nafsu makan, dan meningkatkan pemanfaatan pakan. Jika garam dalam makanan ayam tidak mencukupi, maka akan menyebabkan hilangnya nafsu makan dan gangguan pencernaan, pertumbuhan anak ayam yang lambat, kecanduan mematuk, dan berat dan berat telur ayam petelur akan menurun, serta tingkat produksi telur akan menurun. Kandungan garam dalam makanan ayam harus 0,37% hingga 0,5%, dan dosisnya harus akurat. Saat merumuskan diet, kandungan garam pakan ternak harus dipertimbangkan, dan kemudian jumlah garam tambahan harus ditentukan.
Misalnya, ketika tepung ikan asin digunakan dalam makanan, kandungan garamnya harus dianalisis terlebih dahulu, jika tidak, tepung ikan asin yang berlebihan akan sering menyebabkan keracunan garam. Unsur klorin dan natrium terdapat dalam cairan tubuh, jaringan lunak dan telur tubuh ayam, yang dapat menjaga keseimbangan asam basa tubuh ayam, menjaga keseimbangan tekanan osmotik antara sel dan darah, dan menjaga jaringan tubuh ayam dengan sejumlah air.

