Penggunaan pakan majemuk untuk memelihara babi dapat meningkatkan tingkat pemanfaatan pakan babi dan mencapai efek pertumbuhan dan penyembelihan yang cepat. Dalam hal ini, banyak peternakan babi skala besar yang telah mencapai pengalaman sukses. Jadi, bagaimana peternakan babi skala besar dapat memanfaatkan sumber daya dan kondisi pakan lokal untuk membuat pakan majemuk sendiri? Secara umum, pertimbangkan lima prinsip berikut ini:

(1) Keragaman varietas
Pakan tunggal tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi babi. Saat memilih, pilihlah bahan baku sebanyak mungkin. Pakan majemuk untuk babi sebaiknya terdiri dari lebih dari 6 bahan baku. Pakan energi utama termasuk jagung, dedak padi, dedak, ubi jalar kering, dll.; pakan protein terutama mencakup kue kapas, kue sayur, kue kedelai dan kue lainnya; pakan kasar terutama mencakup tepung rumput, batang jagung, dll.; pakan mineral terutama mencakup tepung tulang, bubuk cangkang telur, bubuk cangkang, dll. Saat merumuskan, dua atau tiga jenis pakan yang disebutkan di atas harus dipilih dan dicocokkan dalam rasio tertentu untuk mencapai suplementasi nutrisi yang saling melengkapi, sehingga meningkatkan nilai gizi pakan majemuk.
(2) Tindakan harus disesuaikan dengan kondisi setempat
Pemilihan bahan baku harus disesuaikan dengan kondisi setempat dan menggunakan bahan lokal. Sumber bahan baku terjamin, dan harganya masuk akal. Melalui koordinasi yang wajar, tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan nutrisi babi, tetapi juga mengurangi biaya dengan tepat, dan stabilitas pakan juga terjamin.
(3) Kelezatannya lebih baik
Apakah komposisi pakan masuk akal, pertama-tama tergantung pada apakah babi suka makan atau tidak. Misalnya, pakannya tidak enak dan babi tidak suka makan. Tidak peduli seberapa masuk akal nilai gizi dari pakan majemuk semacam itu, itu bukanlah pakan yang berkualitas. Saat merumuskan formula pakan, penting untuk memilih pakan yang disukai babi. Misalnya, dalam pakan energi, sorgum memiliki rasa sepat; kue lobak dalam pakan protein memiliki rasa pedas dan kelezatan pakan kasar yang buruk. Babi tidak menyukai pakan ini, jangan berlebihan.
(4) Volume yang sesuai
Pakan majemuk memperhatikan volume yang tepat. Jika terlalu banyak serat kasar, volumenya akan terlalu besar. Meskipun babi bisa kenyang, nutrisinya tidak dapat memenuhi kebutuhan. Sebaliknya, jika volume pakan terlalu kecil, meskipun pakan yang dimakan babi dalam sehari dapat sepenuhnya memenuhi kebutuhan nutrisi babi, babi tidak akan merasa kenyang dan tidak akan tidur nyenyak, yang juga akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan normal babi. Menambah berat badan.
(5) Tidak ada bahan baku yang berjamur, beracun, dan berbahaya
Misalnya, jagung, kedelai, bungkil kacang tanah, bungkil biji kapas, dll. mudah diparasit oleh jamur dan kapang dan menghasilkan racun, yang dapat menyebabkan kelahiran mati dan aborsi pada babi yang sedang berkembang biak, serta diare pada anak babi dan pertumbuhan babi besar yang mandek. Oleh karena itu, dalam memformulasikan pakan, bahan baku yang berjamur, beracun, dan berbahaya tidak boleh digunakan.
[Direkomendasikan] formula pembuatan pakan babi]
(1) Formula pakan untuk babi 20-60kg: dedak gandum 15%, kalsium fosfat dibasa 1,5%, tepung ikan berkualitas tinggi 2%, bubuk batu 0,23%, jagung 53%, bungkil kedelai 16%, dedak padi halus 10%, garam 0,19 %, bahan tambahan 2,08%.
(2) Formula pakan untuk babi 60-90kg: tepung ikan 1%, bungkil kedelai 12%, kalsium fosfat dibasa 1%, beras 9%, bubuk batu 0,4%, jagung 54%, dedak gandum 20%, garam 0,24%, Aditif 2,36%.