Beberapa prinsip pemberian pakan silase untuk sapi dan domba

1. Terapkan reklamasi berlapis: Saat mengambil silase, mulailah dari salah satu ujung ruang bawah tanah, dan turunkan dari permukaan lapis demi lapis sesuai dengan ketebalan tertentu, sehingga pakan hijau selalu mempertahankan permukaan yang rata. Jangan menggali lubang dari satu tempat.

2. Tutup mulut lubang tepat waktu: Setelah silase dikeluarkan, mulut lubang harus ditutup tepat waktu untuk mencegah silase memburuk saat terpapar udara dalam waktu yang lama, sehingga menyebabkan keracunan atau penyakit lainnya.

3. Jumlah pemberian pakan dari kecil ke besar: silase memiliki rasa asam. Pada awal pemberian pakan, beberapa ternak tidak terbiasa makan. Untuk membuat ternak memiliki proses adaptasi, jumlah pemberian pakan harus ditingkatkan secara bertahap dari kecil ke besar, dan 80% penuh lebih baik.

4. Perhatikan penempatan yang wajar: Meskipun silase adalah serat berkualitas tinggi, silase harus ditempatkan secara tepat dengan konsentrat dan pakan lainnya sesuai dengan kebutuhan nutrisi ternak.

5. Pakan yang diobati per asam: Beberapa silase terlalu asam, sehingga jumlah pemberian pakan harus dikurangi atau diolah. Ini dapat diberi makan dengan air kapur 5%-10% setelah netralisasi.

6. Jangan gunakan pakan yang sudah rusak: Jika Anda menemukan bahwa silase berwarna coklat tua atau hijau tua, asam, menyengat, tengik, dan lengket, itu berarti pakan tersebut sudah rusak, dan Anda tidak boleh menggunakannya untuk memberi makan ternak.

【baca selengkapnya】

Apa yang dibutuhkan untuk produksi pakan ternak?

Pabrik pelet pakan ternak untuk dijual

Lini pemrosesan produksi pelet pakan domba

whatsapp
email
Dapatkan Penawaran
Scroll to Top