Konstruksi rumah babi adalah ilmu pengetahuan, yang perlu terus diringkas dan ditingkatkan. Untuk pembangunan rumah babi ekologis, kita perlu menggabungkan hasil yang sangat baik dari desain rumah babi tradisional, tetapi pada saat yang sama, kita tidak boleh dibatasi oleh cara berpikir tradisional. Penting untuk menggunakan pemikiran kreatif untuk memandu dan terus berinovasi dalam desain rumah babi.

1. Konsep dasar desain rumah babi
Rumah babi ekologis ilmiah adalah memanfaatkan sumber daya alam sebaik-baiknya, seperti elemen alam bebas seperti sinar matahari, udara, arus udara, arah angin, dll., Gunakan sesedikit mungkin energi atau bahan modern seperti air, listrik, batu bara; gunakan biologis sebanyak mungkin Transformasi seksual dan fisik, dan gunakan transformasi kimiawi sesedikit mungkin.
2. Ideologi panduan desain rumah babi
(1) Seseorang kondusif untuk berperan, menghemat tenaga kerja, dan meningkatkan efisiensi.
(2) Yang kedua adalah menghemat ruang lantai dan mengontrol kepadatan babi yang tepat. Yang ketiga adalah memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan semua jenis babi, dan mencoba memperbaiki lingkungan iklim di dalam rumah. Yang keempat adalah mengendalikan biaya konstruksi dengan tepat.
(3) Tiga, prinsip dasar desain rumah babi
Desain kandang babi ekologis juga perlu mempertimbangkan prinsip-prinsip berikut ini terlebih dahulu. Prinsip-prinsip ini perlu dijamin oleh sistem produksi dan kandang: Pertama, prinsip kawanan campuran "nol". Babi dari sumber yang berbeda tidak diperbolehkan untuk dicampur, yang membutuhkan pertimbangan persiapan rumah isolasi. Yang kedua adalah prinsip stok terbaik. Selalu pertahankan penggunaan pagar, yang membutuhkan penentuan sistem produksi yang seimbang. Yang ketiga adalah prinsip pengelompokan babi pada usia yang sama: babi dengan tahapan yang berbeda tidak dapat disatukan, yang merupakan dasar dari sistem all-out, all-in.
(4) Keempat, persyaratan lingkungan internal dan eksternal kandang babi pada desain kandang babi
Lingkungan kandang babi terutama mengacu pada suhu, kelembaban, gas, cahaya, dan kondisi sanitasi lainnya yang mempengaruhi lingkungan, yang merupakan faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan babi. Ada pertukaran material dan energi antara kolektif babi dan lingkungan setiap saat. Dalam lingkungan yang normal, energi fisik babi dan lingkungan berada dalam keseimbangan, membentuk lingkaran yang baik, yang dapat mendorong babi untuk mengembangkan potensi pertumbuhannya. Oleh karena itu, untuk memastikan kehidupan normal dan produksi babi, kondisi iklim yang sesuai dengan kebutuhan fisiologis babi harus diciptakan secara artifisial.
3. Pemilihan lokasi
Desain arsitektur pembiakan babi ekologis tidak jauh berbeda dengan lokasi peternakan babi intensif tradisional, dan lebih fleksibel daripada rumah babi tradisional. Pertimbangan utamanya adalah menganalisis lokasi geografis, topografi dan topografi, kualitas tanah, air, listrik, dan ruang lantai.
4. Prinsip tata-letak keseluruhan
(1) Kondusif untuk produksi: Tata letak keseluruhan peternakan babi pertama-tama memenuhi persyaratan proses produksi, dan perencanaan serta tata letak bangunan didasarkan pada urutan dan kesinambungan proses produksi, yang kondusif untuk produksi dan manajemen ilmiah, sehingga meningkatkan produktivitas tenaga kerja.
(2) Kondusif untuk pencegahan epidemi: peternakan babi skala besar memiliki kawanan babi yang besar dan kepadatan ternak yang tinggi. Untuk memastikan produksi normal, sanitasi dan pencegahan epidemi harus dikedepankan. Di satu sisi, tata letak keseluruhan harus fokus pada sifat peternakan babi, ketahanan babi, kondisi medan, arah angin yang dominan, dll., Dan distribusi kandang yang wajar untuk memenuhi persyaratan jarak pencegahan epidemi; di sisi lain, tentu saja Beberapa langkah pencegahan epidemi yang efektif. Metode pemeliharaan babi ekologis harus menggunakan langkah-langkah biologis dan fisik sebanyak mungkin untuk meningkatkan lingkungan pencegahan epidemi.
(3) Kondusif untuk transportasi: Tugas transportasi harian untuk pakan, babi, produksi, dan kebutuhan sehari-hari di peternakan babi sangat sibuk. Koneksi internal dan eksternal dari proses produksi harus dipertimbangkan dalam tata letak bangunan dan jalan, dan rute transportasi harus senyaman mungkin. Ringkas, tidak berulang, dan tidak melingkar.
(4) Kondusif untuk manajemen kehidupan: Dalam tata letak keseluruhan peternakan babi, area produksi dan ruang tamu harus dipisahkan dan terhubung, lokasinya harus moderat, dan lingkungannya harus relatif tenang. Penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi karyawan, sekaligus memfasilitasi kehidupan dan manajemen.
Anda dapat langsung berkonsultasi dengan Richi Machinery untuk pertanyaan lebih lanjut tentang "Diagram alir proses pembuatan pakan ternak babi 10 ton per jam","Harga mesin pembuat pakan babi 1-20 ton per jam","mesin pelet kotoran babi untuk dijual","rencana bisnis pabrik pakan babi","peralatan pakan ternak babi", dll. Email: enquiry@richi-machine.com, Whatsapp / Sel: +86 185 7410 3366