Seperti kata pepatah: "Obati penyakit sejak dini, dan cegah penyakit sejak dini." Pernyataan ini sangat masuk akal. Pengamatan yang sering dan cermat terhadap kawanan ayam, deteksi dini terhadap masalah, serta tindakan pencegahan dan pengendalian yang tepat waktu sangat penting untuk memastikan kesehatan kawanan ayam dan meningkatkan keuntungan ekonomi. Jika Anda ingin mencegah dan mengendalikan penyakit ayam, Anda harus melakukan langkah-langkah berikut.

1. Melihat semangat para ayam
Ketika ayam dilepas setiap pagi, ayam yang sehat selalu berebutan untuk berlari keluar. Ayam yang lemah sering tertinggal, sementara ayam yang sakit menunjukkan kurangnya energi, jengger berwarna ungu, sayap terkulai, dan keengganan untuk meninggalkan rumah atau tinggal di tempat bertengger. Rak. Pengamatan terhadap anak ayam sangat penting. Jika ayam lincah, itu berarti ayam tersebut sehat; jika tidak aktif secara mental, tidak aktif, takut kedinginan, dan bulunya rontok, itu berarti ayam tersebut sakit.
2. Lihat apakah fesesnya normal
Kotoran yang normal adalah agak lunak dan keras, dalam bentuk tumpukan atau strip, dengan jumlah bahan putih yang sama di atasnya. Warna feses bervariasi menurut pakan yang dimakan. Umumnya, warnanya tidak terlalu terang, seperti abu-abu kehijauan dan kuning kecokelatan. Tunggu. Kotoran yang terlalu kering dan keras merupakan manifestasi dari air minum yang tidak mencukupi dan pakan yang tidak tepat. Kotoran yang terlalu encer menandakan asupan air yang berlebihan atau gangguan pencernaan. Kotoran berbusa berwarna kuning muda disebabkan oleh radang usus. Diare berwarna putih sebagian besar merupakan tanda pullorum pada ayam dan dikeluarkan selama pertumbuhan. Kotoran berdarah berwarna merah tua merupakan ciri khas koksidiosis.
3. Lihat bagaimana ayam-ayam itu makan
Adalah hal yang normal bagi ayam untuk makan lebih banyak setiap hari, tetapi jika mereka makan lebih sedikit, mereka mungkin sakit. Jika ayam tidak mau mengambil makanan dan menyendiri saat diberi makan, atau ayam terdesak ke samping meskipun Anda datang, atau ayam terlihat lesu saat makan, ini adalah gejala penyakit. Ayam yang terlihat tidak enak badan, mata tertutup, leher tertunduk, sayap terkulai, berdiri diam, dan tidak mau makan, berarti kondisinya serius.
4. Mendengarkan adalah mendengarkan apakah suara pernapasan ayam normal saat kawanan ayam sedang beristirahat
Setelah ayam tenang di malam hari, pergilah ke kandang ayam dan dengarkan suara batuk dan suara napas yang tidak normal pada kawanan ayam. Ayam normal hampir tidak bisa mendengar suara apa pun saat mereka beristirahat. Jika terdengar suara batuk, sesak napas, mendengkur atau gemericik, atau bersin, itu berarti ayam sedang sakit.
Setelah kondisi abnormal di atas ditemukan pada kawanan ayam, ayam yang sakit harus segera dikeluarkan dari kawanan ayam yang sehat untuk diisolasi, dan pekerjaan pencegahan epidemi dan pemusnahan virus pada kawanan ayam harus dilakukan dengan hati-hati untuk mencegah penyebaran penyakit dan dengan cepat memusnahkan ayam yang sakit.
Mungkin Anda juga tertarik dengan pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut, silakan berkonsultasi secara online:
★jalur pakan otomatis sepenuhnya pelet 2 ton untuk unggas
★pabrik pembuatan pakan ayam unggas berkualitas tinggi 5 ton per jam dari Cina
★30 ton per jam ternak ayam menggabungkan pabrik pembuatan pelet pakan
★Cina ce ring mati 5 ton per jam harga pelet pakan ayam tekan
★kapasitas 1-5 ton per jam pabrik pabrik pakan ternak
★pabrik untuk produksi pakan granular ayam 10 ton per jam harga
★pabrik pakan unggas 30 ton per hari
★lini produksi pelet pakan ayam pakan ternak unggas 3 ton
★Pasokan pabrik Cina 9 ribu ton per tahun biaya pabrik pakan ternak unggas
★Mesin pengaduk makanan cemberut 1,5 nada untuk dijual
★pabrik untuk pakan unggas sebesar 15 ton per jam
★harga pabrik pakan ternak ayam unggas dengan kapasitas pabrik 1500ton per hari
★Tata letak pabrik pakan pelet unggas hewan 15 ton jam pdf
★Pabrik pakan ternak unggas hewan multi fungsi profesional China dengan kapasitas 3 ton jam