Lihat Posting (terbuka di tab baru)
Kelinci memiliki berbagai macam sumber pakan, banyak jenis dan sumber daya yang kaya. Yang umum digunakan adalah sebagai berikut:
(1) Pakan hijau, merupakan pakan favorit kelinci, kaya akan protein, vitamin dan mineral. Seperti berbagai padang rumput, gulma, sayuran liar, daun dan tanaman hijau, daun sayuran, dll.
(2) Pakan berair Mengacu pada akar, umbi-umbian, dan melon tanaman. Jenis pakan ini memiliki kadar air yang tinggi, serat kasar yang lebih sedikit, renyah dan berair, dan umumnya diberikan saat kurang hijau di musim dingin. Terutama mencakup wortel, labu, kentang, ubi jalar, dan bit untuk pakan.

(3) Pakan kasar, termasuk batang tanaman, sekam, dan sayuran kering. Jenis pakan ini mengandung lebih banyak serat kasar, terhitung lebih dari 30%, dan memiliki nutrisi yang lebih mudah dicerna, tetapi memiliki efek mengisi saluran pencernaan dan meningkatkan motilitas saluran pencernaan. Ini adalah sumber utama pakan kelinci di musim dingin. Terutama ada jerami hijau, berbagai batang tanaman, daun kering, bibit kacang tanah, bibit ubi jalar dan sebagainya.
(4) Pakan terkonsentrasi, yaitu jenis pakan dengan ukuran kecil dan nilai gizi tinggi, termasuk biji-bijian dari berbagai tanaman dan produk sampingan yang telah diproses. Pakan ini dibagi menjadi pakan energi (seperti jagung, dedak, dll.) Dan pakan protein (seperti kedelai, kacang polong, bungkil kedelai, bungkil kacang tanah, dll.), yang dicirikan oleh serat kasar yang lebih sedikit dan nutrisi yang lebih mudah dicerna.
(5) Pakan ternak Jenis pakan ini terutama berasal dari hewan dan produk sampingan yang diproses. Ini memiliki nilai gizi yang tinggi, kandungan protein yang tinggi, dan asam amino yang lengkap. Ini memiliki efek yang baik pada pertumbuhan dan reproduksi kelinci dan pertumbuhan rambut kelinci, terutama termasuk tepung ikan. , Tepung tulang dan daging, tepung kepompong ulat sutera, tepung darah, susu, susu kambing, dll.
(6) Pakan mineral Mengacu pada jenis pakan anorganik yang kaya akan kalsium, fosfor, natrium, klorin, dan elemen lainnya, seperti garam, bubuk batu, bubuk cangkang, tepung tulang, bubuk cangkang telur, dan aditif mineral. Secara khusus, ini dibagi menjadi aditif mineral makro (seperti kalsium, fosfor, kalium, natrium, natrium, belerang, klorin, magnesium, besi, dll.) Dan aditif mineral jejak (kobalt, tembaga, seng, yodium, selenium, mangan, molibdenum, dll.).
[Informasi terkait lainnya tentang pakan pelet kelinci]
Mengolah pakan kelinci berkualitas tinggi dengan mesin pabrik pelet pakan kelinci
Lini pengolahan pelet pakan kelinci lengkap dengan harga terjangkau