Hari ini, RICHI akan memberi Anda formula pakan ayam organik untuk ayam petelur.
1. Lihat seluruh daftar formula pakan starter ayam organik:
Protein Kasar (min) 18.0%
Lisin (min) 0,70%
Metionin (menit) 0,30%
Lemak Mentah (min) 3.00%
Serat Kasar (maks) 7.00%
Kalsium (Ca), (menit) 0,75%
Kalsium (Ca), (maks) 1,25%
Fosfor (P), (menit) 0,55%
Garam (NaCl), (menit) 0,25%
Garam (NaCl), (maks) 0,75%
Natrium (Na), (maks) 0,55%
Mangan (Mn), (min) 1.50%
Selenium (Se), (menit) 0,30 ppm
Selenium (Se), (maks) 0,36 ppm
Vitamin A (min) 5000 IU/LB
Vitamin D3 (min) 3000 ICU/LB
Vitamin E (min) 14,0 IU/LB

2. ARAH PEMBERIAN MAKAN
(1) Remah-remah pakan starter ini adalah satu-satunya makanan yang dibutuhkan anak ayam sejak menetas hingga mencapai usia bertelur (18-20 minggu).
(2) Pada usia 18-20 minggu, beralihlah ke Pakan Tumbuk Ayam atau Pakan Pelet Ayam. Lakukan transisi secara bertahap dengan mencampurkan jumlah pakan layer yang semakin meningkat dengan jumlah pakan starter ayam yang semakin menurun selama 7-10 hari.
(3) Selalu sediakan tempat berteduh bagi anak ayam Anda dan pasokan air bersih dan segar.
(4) Jumlah makanan yang dimakan anak ayam Anda akan bervariasi tergantung pada musim dalam setahun dan kebutuhan nutrisi masing-masing, serta ketersediaan makanan dan camilan lainnya.
3.Bahan baku yang dibutuhkan untuk pembuatan pakan ayam organik untuk ayam petelur
Jagung Organik, Tepung Kanola Organik, Gandum Gandum Organik, Kacang Polong Organik, Gandum Organik, Barley Organik, Gandum Organik, Kalsium Karbonat, Monokalsium Fosfat, Garam, DL-Metionin, Produk Fermentasi Bacillus Subtilis Kering, Tepung Tagetes (Aztec Marigold) (Warna), Kolin Klorida, Mangan Oksida, Seng Sulfat, Rumput Laut Kering, Suplemen Vitamin E, Ferrous Sulfate, Suplemen Niasin, Tembaga Sulfat, d-Kalsium Pantotenat, Suplemen Riboflavin, Menadione Sodium Bisulfite Complex, Suplemen Vitamin A, Natrium Selenite, Suplemen Vitamin D3, Piridoksin Hidroklorida, Suplemen Vitamin B12, Tiamin Mononitrat, Biotin, Kalsium Iodat, Asam Folat.
4. Catatan:
Program pemberian pakan hanya seefektif praktik pengelolaannya. Hasil yang diperoleh dapat bervariasi, tergantung pada asupan pakan, kondisi lingkungan dan kualitas praktik manajemen. Merupakan praktik yang baik untuk selalu mencuci tangan secara menyeluruh setelah memberi makan dan/atau menangani hewan.