Bagaimana cara memformulasikan pelet pakan angsa? Angsa adalah unggas yang umum dengan ketahanan terhadap penyakit yang kuat dan sedikit polusi. Pakannya sebagian besar adalah pakan nabati, dengan aktivitas mencari makan yang kuat. Ia dapat mencari pakan nabati alami dalam jumlah besar dan mengkonsumsi sekitar 2kg rumput per hari. Angsa dapat memakan rumput sejak hari pertama kehidupannya. Jika kondisinya memungkinkan, mereka harus digembalakan sebanyak mungkin. Burung yang ditangkarkan di dalam rumah harus diberi pakan hijauan berkualitas tinggi. Bisa diberi makan dengan kombinasi konsentrat dan hijauan, tetapi juga harus digembalakan secara tepat. Tidak hanya dapat mengurangi biaya, yang paling penting adalah mendorong pertumbuhan dan penggemukan angsa. Hari ini kami akan memperkenalkan pakan formula untuk angsa.

1. 1. Prinsip formula pelet pakan angsa:
(1) Berdasarkan jenis, tahap perkembangan, dan tujuan produksi angsa yang berbeda, rumuskan standar pemberian pakan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan fisiologis angsa tanpa menyebabkan pemborosan nutrisi.
(2) Berdasarkan sumber daya lokal, dengan alasan untuk memastikan nutrisi, kurangi biaya sebanyak mungkin, sehingga pemberi pakan mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih besar.
(3) Pilihlah bahan baku yang enak dan volume tertentu untuk memastikan angsa makan cukup nutrisi setiap saat.
(4) Berbagai bahan baku digunakan untuk melengkapi nutrisi satu sama lain.
(5) Mengontrol jumlah bahan pakan tertentu. Jika bubuk jerami kacang-kacangan kaya akan protein, dosis dalam makanan bisa 15-30%. Tepung bulu, tepung darah, dll. Memiliki kandungan protein tinggi, tetapi daya cerna rendah, dan jumlah penambahannya harus di bawah 5%.
(6) Kualitas bahan baku yang dipilih lebih baik, tidak berjamur dan rusak, serta tidak terkontaminasi pestisida.
2. Perkenalkan beberapa formula pakan yang umum untuk angsa pada berbagai tahap:
(1) Formula pakan untuk angsa (0-4 minggu): pakan biologis jerami 70%, tepung tulang 1%, bungkil kacang 5%, tepung ikan 2,2%, tepung jagung 18%, dedak 2,2%, garam dapur 0,3%, tepung cangkang 1%.
(2) Formula pakan untuk angsa (4-7 minggu): pakan biologis jerami 75%, tepung tulang 1%, bungkil kedelai 5%, tepung ikan 3.1%, tepung jagung 15%, dedak 3.5%, garam 0.4%, tepung cangkang 2%.
(3) Formula pakan untuk angsa (7-10 minggu): pakan biologis jerami 85%, tepung tulang 1%, bungkil kacang 3%, tepung ikan 2.5%, tepung jagung 5%, dedak 1%, garam dapur 0.5%, tepung cangkang 2%.
3. Aliran jalur pengolahan pelet pakan angsa

Sebagai salah satu jenis unggas, cara pengolahan pelet pakan angsa dan pelet pakan ayam pada dasarnya sama, perbedaannya terutama pada tahap granulasi, karena menurut teknologi pengolahan dan persyaratan pabrik pelet pakan unggas yang berbeda, ukuran pelet pakan angsa dan ukuran pelet pakan ayam Ada perbedaan. Saat memilih granulator, itu harus ditentukan sesuai dengan rasio kompresi yang dibutuhkan sebenarnya. Proses pengolahan pelet pakan angsa adalah sebagai berikut:
(1) RM Penerimaan & Sistem Pra-Pembersihan
(4)Sistem Pelet
(6) Sistem Bantu

Peralatan utama yang dibutuhkan di pabrik pengolahan pakan unggas angsa meliputi pabrik pelet makanan unggas angsa, mixer penggiling pakan angsa unggas, penghancur pabrik palu pakan unggas angsa, pendingin pelet pakan unggas, mesin pengemas otomatis, dll.
Jika Anda ingin mengetahui cara mengolah pelet pakan angsa sesuai dengan formula pakan angsa, silahkan langsung berkonsultasi Mesin Richi.Email:enquiry@richi-machine.com,Whatsapp/Cel: +86 185 7410 3366

